Selasa, 25 Juni 2013

Contoh Pembuatan Surat Kuasa Yang Baik dan Benar

Orang sedang menulis.

Dalam mengurus proses administrasi atau mengadakan transaksi yang cukup penting kadang seseorang tidak dapat menanganinya secara langsung, bisa karena kesibukan atau karena hal lain yang membuat ia menguasakan urusannya kepada orang lain. Untuk itu diperlukan sebuah surat kuasa yaitu surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang kepada orang lain atau dari satu pejabat kepada pejabat lainnya. Pelimpahan wewenang ini dapat mewakili pihak yang memberi wewenang secara penuh.


Surat kuasa digolongkan menjadi dua, yakni:
1. Surat kuasa formal biasanya menggunakan materai Rp.6000,- dilengkapi dengan pemberi kuasa, penerima kuasa serta saksi-saksi untuk memperkuat surat kuasa tersebut. Surat kuasa formal digunakan untuk hal-hal yang bernilai tinggi misalnya surat kuasa atas tanah, surat kuasa suatu usaha dan lain-lain.
2. Surat kuasa non-formal tidak perlu menggunakan materai, cukup pemberi dan penerima kuasa saja.  Surat kuasa non-formal contohnya mengurus perpanjangan STNK, mengambil uang pensiun, pengambilan barang, surat wasiat dan lain-lain.

Dalam membuat surat kuasa yang baik dan benar perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Pada bagian atas surat tulislah judul yaitu Surat Kuasa.
2. Cantumkan pihak–pihak yang terlibat dalam pengalihan kuasa. Pertama tulis biodata singkat pemberi kuasa kemudian tulis biodata singkat penerima kuasa.
3. Tulis Perihal surat kuasa dimaksud misalnya untuk pengambilan gaji atau pensiun, pengambilan cek, pengambilan barang dan lain-lain.
4. Penutup surat.
5. Tanggal dan tempat pembuatan surat kuasa.
6. Tanda tangan dan nama terang pemberi kuasa dan penerima kuasa.
7. Untuk menguatkan surat kuasa dapat dibubuhi materai seperlunya.

Berikut beberapa contoh surat kuasa yang bisa dijadikan referensi dalam membuat surat kuasa sesuai kebutuhan Anda.

Contoh Surat Kuasa 1

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama: 
Jenis Kelamin:
Tempat Tanggal Lahir:
Alamat:
No. KTP:
Pekerjaan:

Memberikan kuasa kepada

Nama:
Alamat:
No. KTP:
Pekerjaan:

Untuk pengambilan atau pengurusan atau lain-lain:.....


Demikianlah Surat Kuasa ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.

                                            Jombang, 25 Juni 2013

Yang Diberi Kuasa                  Yang Memberikan Kuasa



(                       )                (                                   )




Contoh Surat Kuasa 2

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama:
Tempat/Tgl. Lahir:
Pekerjaan: 
Alamat:

Memberikan kuasa pengambilan....., dikarenakan saya sedang melaksanakan...... Untuk mengambil gaji tersebut, saya akan memberikan kuasa kepada :

Nama:
Tempat/Tgl. Lahir:
Pekerjaan:
Alamat:

Demikian Surat Kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
                                              Jombang, 25 Juni 2013

 Penerima Kuasa                            Pemberi Kuasa
                                                        Materai
                                                      Rp. 6.000,-
(......................)                   (..................................)


Demikian info mengenai Contoh Surat Kuasa Yang Baik dan Benar semoga bermanfaat bagi Anda.
Posting Komentar