Selasa, 23 Juli 2013

5 Tips Bakar Kalori Selama Tidur

Anak sedang tertidur.

Olahraga dan menjaga pola makan adalah cara paling tepat untuk menjaga bentuk tubuh dan berat badan agar tetap ideal. Cara ini sudah terbukti berhasil dilakukan, hanya saja memang membutuhkan waktu. Seringkali sebelum Anda mencapai hasilnya, Anda sudah bosan? Adakah cara yang lebih praktis, mudah, dan tak perlu ekstra effort? Tentu saja ada. Cara-cara berikut ini akan membantu Anda untuk membakar kalori selama Anda tidur.

1. Perbanyak kasein
Konsumsi protein memang sempurna untuk membantu membakar lemak. Namun, jenis protein seperti whey (dadih) lebih cocok dikonsumsi setelah berolahraga.

Jika ingin membakar lemak saat tidur, ada baiknya untuk mengonsumsi jenis protein lain, yaitu kasein. Kasein adalah protein yang dicerna tubuh secara bertahap, antara 6-8 jam. Ini artinya Anda akan merasa lebih kenyang dan enerjik saat bangun pagi.

Sebuah studi di Belanda mengungkapkan bahwa kasein bisa membantu pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh dalam satu malam. Sedangkan para peneliti di Maastricht University menemukan bahwa sintesis protein akan membantu memperbaiki dan memperkuat otot.

2. Tidur lebih lama
Sebuah studi yang dimuat dalam Archive of Internal Medicine menemukan bahwa orang yang kelebihan berat badan, rata-rata memiliki waktu tidur 16 menit lebih sedikit daripada orang yang berat badannya normal. Mungkin perbedaan waktu ini terlihat sepele, tapi coba hitung akumulasinya selama beberapa hari.

Tidur malam yang cukup (delapan jam) ternyata tak cuma membuat tubuh jadi lebih segar, tetapi juga membantu Anda untuk membakar lemak. Bagaimana caranya? Hal ini dipengaruhi oleh hormon leptin dan ghrelin. Leptin membantu mengatur tingkat energi Anda dan mengontrol nafsu makan. Sementara ghrelin menstimulasi rasa lapar dan sering membuat Anda ingin makan.

Hasil studi yang dilakukan di University of Wisconsin menemukan bahwa peserta yang tidur lebih lama ternyata mampu mengurangi hormon ghrelin dan meningkatkan hormon leptin.

3. Makan keju sebelum tidur
Ketika sedang diet, biasanya Anda enggan makan malam. Padahal sebenarnya hal ini tidak selalu benar. Tubuh yang menggemuk setelah makan malam bisa disebabkan karena jenis makanan yang Anda pilih salah. Mungkin saja Anda terlalu banyak mengonsumsi lemak atau kalori.

Agar berat badan tetap ideal dan perut tetap kenyang, makan saja sepotong keju cottage (keju lembut yang dibuat dari dadih dan punya rasa yang asam) sebelum tidur.

Keju cottage ini mengandung asam amino tritofan dan protein kasein. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatric Research menemukan bahwa triptofan meningkatkan kualitas tidur.

4. Makan dengan porsi kecil sepanjang hari
Ketika diet, yang paling penting adalah "makan sedikit dan sering". Ini adalah tip favorit para pelatih dan ahli diet di seluruh dunia. Makan makanan kecil sepanjang hari berfungsi untuk membakar lemak sepanjang malam. Tentu saja, makanan ini harus bergizi untuk menunjang beraktivitas.

5. Latihan sebelum tidur

Tidur memang bagus untuk meningkatkan penurunan berat badan. Namun, ada baiknya untuk melakukan latihan sebelum tidur. Menurut sebuah jurnal yang diterbitkan dalam International Journal of Sport Nutrition, latihan sebelum tidur akan meningkatkan angka metabolisme selama 16 jam. Sesi latihan ini tidak perlu berlebihan. Latihan angkat beban rutin dan sederhana cukup dilakukan dalam satu malam.
Posting Komentar