Rabu, 19 Februari 2014

Ternyata, Abu Vulkanik Baik untuk Kecantikan Kulit dan Bisa Membuat Awet Muda

Letusan Gunung Kelud, Kamis, 13 Februari 2014 malam menebarkan abu vulkanik ke penjuru Jawa. Kendaraan dan gedung terselimuti debu tebal. Penerbangan bahkan terganggu. Kesehatan pun diperburuk.

Namun, ternyata abu vulkanik tak selamanya jahat. Karena itu bisa bermanfaat untuk kulit. Sebab, abu ini kaya akan kandungan sulfur mineral yang baik untuk kelembaban kulit. Ini juga ampuh dijadikan anti-bakteri, anti-virus, dan anti-jamur.

Tak heran, selama berabad-abad warga Melanesia dan Polinesia menggunakannya sebagai obat. Abu vulkanik bahkan sudah bertahun-tahun dijadikan bahan dasar produk-produk kosmetik dunia. Berikut sederet manfaat lengkapnya, seperti dikutip dari vivanews:


Awet muda

Kandungan sulfur dalam abu vulkanik memperlambat proses penuaan. Sebab, ia mampu melindungi sel kulit dari efek racun polusi dan radiasi.

Kesehatan tubuh

Abu vulkanik juga disebut mampu merangsang sekresi empedu, membantu reaksi oksidasi dalam tubuh, melindungi protoplasma sel, dan pembentukan kolagen.

Pembersih wajah

Di Jepang, lazim jika pembersih wajah menggunakan abu vulkanik. Sebab, ia dipercaya mampu mengeluarkan racun dan menghaluskan kulit. Ada pembersih berbentuk cair, gel, dan scrub.

Masker wajah

Merek kosmetik internasional, MAC, mengeluarkan masker wajah yang terbuat dari abu vulkanik dan minyak alami. Ia mampu membersihkan mendalam, melembutkan, dan meratakan tekstur kulit.

Tak hanya MAC, merek kosmetik lain juga banyak yang menggunakan abu vulkanik. Ia diklaim mampu melawan keriput, stretch mark, selulit, bintik noda, dan jerawat atau peradangan kulit.

Pengelupasan


Biasanya, untuk tujuan pengelupasan abu vulkanik dicampur dengan silika, minyak, dan scrub. Tak hanya digunakan di wajah, kosmetik itu juga bisa memudarkan selulit serta jerawat di bokong. Ia juga ampuh melawan komedo serta kulit berminyak.
Posting Komentar