Rabu, 26 Februari 2014

Pola Makan Atasi Morning Sickness

Perasaan tidak enak atau mual-mual di pagi hari yang umumnya dialami wanita hamil disebut morning sickness. Istilah ini disebut juga ngidam karena rasa mual.

Morning sickness terjadi karena calon janin mengeluarkan hormon Beta HCG (Human Chorionic Hormon) yang menimbulkan, antara lain, rasa mual yang munculnya di pagi hari. Ini karena sepanjang malam ibu hamil kurang minum, sehingga tidak buang air kecil. Akibatnya, Beta HCG dalam darah tidak terbuang dan meningkat jumlahnya, sehingga menimbulkan rasa mual.


Puncak mual biasa terjadi di minggu ke-13 usia kehamilan. Pada ibu bekerja, morning sickness bisa terjadi pada sore hari, karena sepanjang pagi hingga siang ibu hamil beraktivitas dan di sore hari kurang minum. Tetapi umumnya ibu bekerja punya motivasi kuat untuk sehat, sehingga morning sickness yang diderita tidak terlalu parah.

Untuk mengatasi morning sickness ini, para calon ibu bisa melakukan beberapa cara:

Mengatur pola makan.

Setiap setengah jam minum setengah gelas air atau jus buah segar.

Jangan takut sering buang air kecil, karena buang air kecil sangat dibutuhkan untuk membuang Beta HCG .

Mengonsumsi biskuit dan buah-buahan kering semacam kismis, prunes, dan apel. Buah-buahan kering ini mengandung glukosa dan serat tinggi, sehingga melancarkan buang air.

Kadang-kadang obat dijadikan jalan pintas untuk menghilangkan mual. Padahal tidak selalu berhasil.

Untuk pasien yang mengalami mual berat, dianjurkan dirawat dan mendapat infus agar banyak buang air kecil, sehingga Beta HCG keluar dan mualnya berkurang.

Tidur bukanlah cara tepat menghilangkan mual, karena aliran darah jadi tidak lancar, sehingga buang air pun terganggu.


Bagi ibu hamil yang tidak bekerja, sebaiknya cari kesibukan. Misalnya, berolahraga ringan seperti berjalan kaki atau berenang. Jangan memperlakukan diri seperti orang sakit.
Posting Komentar