Jumat, 06 Desember 2013

Cara Jitu Menghemat Daya Baterai Smartphone Android Anda

Baterai smartphone android.

Beberapa waktu belakangan ini, Si robot hijau, Android, besutan Google, sungguh booming. Dengan disebarluaskan oleh pabrikan smartphone seperti Samsung, Sony, LG, HTC, dll, dimana pada akhirnya dapat menguasai pasar sistem operasi secara telak. Mungkin hanya sistem operasi IOS yang cukup mampu untuk menahan laju pertumbuhan dari Android ini. Sedang pemain lama seperti milik Nokia (Symbian, Meego, Windows phone), Blackberry, Samsung (Bada), dibuat tidak berkutik untuk hanya sekedar tidak mengalami penurunan pangsa pasar.

Akan tetapi, sistem operasi Android ini tidaklah telah sempurna, masih butuh peninglatan disana-sini, seperti yang akan Kami ulas secara khusu dibawah ini, yakni tentang daya tahan baterai dari smartphone dengan sistem operasi Android.

Dengan semakin maju dan canggihnya nya perkembangan sistem operasi Android dari awal hingga yang terakhir ini Kit Kat, dalam membantu tugas keseharian Kita, juga dalam memberikan hiburan dalam hidup Kita, juga dalam cara bersosialisasi Kita, maka dibutuhkan daya dan kemampuan yang tidak sedikit dalam menyokong semuanya tersebut.

Maka dalam memilih smartphone Android, hal utama selain prosesor, VGA, RAM, dll, tidak kalah pentingnya sebagai bahan pertimbangan yakni kapasitas baterai dan kemampuan untuk lebih menghemat baterai. Kenapa penting? Coba pikir, dengan sebanyak itu kemampuan sebuah smartphone Android, jikalau tidak didukung dengan sumber daya yang cukup untuk membuatnya tetap menyala, maka mubazirlah semua kemampuan tersebut.

Kapasitas baterai jadi yang utama dapat kita ketahui langsung sebelum membeli, berapa mAh kapasitasnya, semakin besar layar, semakin cepat prosesor, maka semakin butuh daya yang banyak.

Berikutnya adalah kemampuan bawaan dari pabrikan, ambil contoh Sony Xperia, dimana memiliki kemampuan untuk menghemat baterai lewat suatu aplikasi yang bernama "Stamina Mode", dimana dengan kemampuan ini, baterai akan dapat bertahan lebih lama lagi, dengan jalan, pada waktu layar padam, maka koneksi internet atau data akan secara otomatis putus. Dengan metode ini, sungguh terasa pengaruhnya. Dikarenakan sistem operasi Android sering menggunakan koneksi internet untuk sinkronisasi secara terus menerus ke system cloud.

Jikalau Anda terpaksa membeli smartphone tanpa adanya aplikasi bawaan penghemat daya dari pabrikan, tidak ada salahnya untuk mencoba mendownload aplikasi dari pihak ketiga, yang hampir mirip kemampuannya, yakni: Go Power Master, yang bisa Anda download disini secara gratis.

Selanjutnya, beberapa hal kecil yang dapat Anda utak atik di smartphone Android Anda, yakni:

1. Jangan centang automatic date and time dan automatic time zone secara terus menerus.
Coba Anda masuk ke setting, date and time, disitu Anda dapat menemukan opsi untuk mencentang automatic date and time dan automatic time zone, boleh mencentang sekali waktu untuk mencocokkan waktu secara tepat dengan waktu global. Tapi setelah itu segera hilangkan centang tersebut, karena jika tidak, maka waktu di smartphone Android Anda akan tiap saat sinkronisasi, maka secara otomatis akan terhubung dengan internet, yang akan memakan daya tahan baterai Android Anda.

2. Jangan centang opsi di Google account yang tidak perlu.
Ada beberapa opsi di dalam Google account, seperti contacts, calendar, chrome, gmail, dll. Centanglah seperlunya, seperti yang memang butuh koneksi internet secara terus menerus, mungkin hanya Gmail yang menurut Kami perlu dicentang. Yang lainnya tidak perlu, hanya sekali waktu saja centanglah untuk sinkronisasi dengan cloud, seperti contacts dan calendar.

3. Jangan aktifkan notifikasi di beberapa aplikasi.
Notifikasi terkadang memang diperlukan, tapi juga kadang tidak cukup diperlukan. Seperti aplikasi Blackberry Massenger (BBM), notifikasi mungkin wajib menyala, juga whatsapp, juga aplikasi online chat lainnya. Tetap seperti notifikasi yang ada di twitter, ada yang tidak perlu diaktifkan, seperti notifikasi pesan masuk dari yang kita following, karena jika Kita aktifkan, akan sebentar-sebentar masuk notifikasi, sehingga akan memakan daya dari baterai Kita.

4. Hapus aplikasi yang ada di background.
Sistem operasi Android memberikan Kita opsi untuk melihat aplikasi yang sedang berjalan dibelakang layar, ada sisi positifnya, yakni Kita dapat langsung loncat antar aplikasi, tapi juga disamping itu ada negatifnya, yakni secara tidak sadar aplikasi tersebut dapat memakan daya tahan baterai Kita. Ambil contoh, jika Kita main Game, lalu Kita secara tidak sadar klik "home" untuk beralih ke aplikasi lain, maka game tersebut tetap berjalan dibelakang layar, untuk sewaktu-waktu bersiap untuk dilanjutkan kembali. Nah, jika Kita tidak membersihkan game tersebut, maka akan terus menerus memakan daya tahan baterai Kita.

5. Khusus untuk yang berprosesor Snapdragon
Aplikasi ini hanya bisa didownload di playstore khusus yang memiliki prosesor dari Snapdragon atau Anda dapat download file apk nya disini.
Baca artikel lengkapnya disini.

6. Jangan aktifkan opsi di location services
Di dalam setting>location services, jangan centang opsi access to my location, karena jika Anda centang, smartphone Anda akan secara otomatis terus menerus mengakses posisi pasti Anda, baik itu lewat koneksi internet ataupun lewat GPS. Hal ini akan sangat ikut andil dalam menghabiskan baterai Anda.

Semoga penjabaran diatas dapat berguna bagi pengunjung situs Kami ini, jikalau ada pertanyaan maupun pendapat, Kami sangat senang jika Anda berikan komentar dibawah ini. Terima Kasih...
Posting Komentar